• 6

    Oct

    Doa Sang Aktifis Skripsi

    -Yo…Ayo.. Ayo Armelia. Ku ingin… skripsi mu kelar- Meminjam istilah si Pena Sulung. Aktifis Skripsi dengan kata lain Sang mahasiswa semester akhir yang sedang berjuang untuk menamatkan kuliahnya. Mau tamat kuliah ??Mau dapet Gelar sarjana??? Ya… mesti kerjain skripsi dunk !! Skripsi Yang katanya serenyah krispi …kriuk…kriukk… itu ternyata ga mudah ngerja-innya *bagiku* ada-ada ajah halangan. Dari niat diri, dosen, materi,dan patah hati *karena keseringan ditolak dosen untuk bimbingan* Sebagai sang aktifis skripsi, doaku banyak banget antara lain adalah sebagai berikut ; “ Ya Allah, Berilah hamba kekuatan dan kesabaran buat menghadapi skripsi ini. Luruskan niat ku hanya karenaMu. Barokahilah tiap ikhtiarku” Terus kalo mau bimb
  • 6

    Oct

    Duhai Mahasiswa semester Akhir, Kerjakan Skripsimu!

    Duhai Kawan Seperjuangan Tidak terasa kita telah mencapai puncaknya kuliah Dan mesti mengerjakan tugas bernama SKRIPSI!!! Jangan takut, SKRIPSI menyenangkan kok …. Bisa menjadi jembatan kita menuju CITA Untuk mendapat gelar SARJANA Dan … Jangan pula kau angap remeh Karna ia mesti DIPERJUANGKAN dan DIKERJAKAN Tak kah kau melihat orang tuamu Menantikan toga itu terpasang diatas kepalamu Ia berharap anaknya segera WISUDA . . . Tak bosankah kau Ketika adik –adik tingkatmu Setiap bertemu menanyakan ” Kapan Wisuda Mbak?” ”Udah Bab Berapa Kak ?” DAN . . . Tak Iri kah dirimu Kawan Saat teman-teman satu angkatan Telah bergembira meraih gelarnya Dan Mereka Bekerja dengan Ijazah hasil jerih payahnya Tidak ada kata TERLAMBAT
  • 6

    Oct

    Calon Sarjana Yang Di Hantui Pertanyaan

    “Mbak kpn Wisuda ??? ” Pertanyaan yang didapat dari mad’u ku yang imut- imut itu “Hah… Hmm… Insya Allah tahun depan dek. Doakan y “??? * pasang wajah kaget  Itu baru dari Mad’ u belom lagi adek - adek tingkat yang jadi wartawan dadakan “eh.. mbak masih kuliah y ” ??? ” Loh mbak kok masih dikampus”? ” Kapan Mbak tamatnya “? Jiyahhhh… Kaliiannnnn…. Rasakan nanti ya, kalo udah skripsi  * Sabar…sabar … truz ada lagi dari keluarga “Kiki, Si “A” Udah wisuda tuh. Kiki Kpn “? * membanding-bandingkan, pertanyaan yang menyakitkan,  ” Uni, Kakaknya temen ku wisuda hari ini, Uni kpn y “? Pertanyaan dari adik ku ” Tahun Depa
  • 16

    Sep

    Tanggal Lima Belas

    Tanggal lima belas. Ada yang spesial ditanggal lima belas. Status saya berubah. Saya bukan lagi bocah ingusan yang bisa dipandang sebelah mata. Tanggal lima belas, tanggal yang selama lima tahun terakhir saya tunggu-tunggu kedatangannya. Tepatnya tanggal lima belas September dua ribu sebelas. Saya berganti status. Saya bukan lagi mahasiswi. Tapi saya seorang sarjana. Sarjana pendidikan. Saya berhak menjadi Ibu Guru tulen! Tanggal 15 September 2011. Saya akhirnya wisudaaaa. Pengen teriak-teriak keliling stadion jakabaring saking girangnya. Tapi, wisuda saya ternyata tak seindah bayangan. Banyak kejadian konyol dan aneh yang terjadi pada hidup saya di tanggal segitu. Ah~ saya baru ada mood menceritakannya setelah kejadian itu tlah terlewat satu tahun. Moodnya muncul karena mensyen-an Dede
  • 21

    Oct

    Segumpal Rindu Tertanam

    15 September 2011. Lail itu aku bangun, tersentak oleh sebuah kesadaran bahwa aku harus menghadapNya. Tak lama subuh menghampiri membawa sejuta barokah. 2 rakaat Subuh telah membawaku kepada sebuah janji ketenangan untuk hari ini. Selesai sholat, Bedoa. Ada haru yang bersungut-sungut dalam diriku. Airmata yang mengepung mata membenarkan ada sesuatu yang syahdu menyentuh hati. Batinku berbisik ” Benarkah ini tanggal 15 september 2011?” Tanggal yang aku tunggu sejak aku menginjakkan kaki ditempat berjuta orang menuai mimpi. Universitas. Sungguh aku sangat menginginkan di tanggal ini ada seseorang yang dengan senyum khasnya mengucapkan ‘Selamat’ kepadaku. Seseorang yang karenanya lah aku mau dan mampu untuk melanjutkan studi ku ke jenjang lebih tinggi. Seseorang ya
  • 7

    May

    Harapan Mamah Pasca Aku Lulus

    Langkah kakiku melewati azan isya yang sudah berkumandang 30 menit yang lalu. Langkah kaki itu, ku besar-besarkan supaya segera sampai rumah. Tidak seperti biasanya, ada yang berbeda kepulanganku dari kampus hari ini. Walau bokek menyerang, tapi raut muka nampak ceria tanpa manyun dan senyum sumringah tiada henti. Mau tau apa penyebabnya ? Sebenarnya aku malu untuk mengatakannya. Akan tetapi, rasa bahagiaku sudah membuncah. Meletup-letup bagai air panas yang baru mendidih diatas kompor. Ku ubek-ubek tas, meraih benda yang 2 tahun ini aku idam-idamkan. Bukan hanya aku yang mengidam-idamkannya, mamah dan keluarga besarku pun juga. “Ini dia” kuraih benda ‘pusaka’ hasil usaha kerasku. Ku kalungkan ke leher mamah yang berada di depan komputer, sedang main games “s
-

Author

Follow Me

Search

Recent Post