• 13

    Apr

    Baiknya

    “Apa yang anda tidak ketahui, tidak akan meyakiti anda” Inginnya dalam hidup ini, mengetahui hal-hal yang baik saja Inginnya, mendengar kabar bahagia-bahagia saja Tapi sudah terlanjut tau, lalu…. ? Ah~ Rasanya ingin hilang ingatan saja.
  • 6

    Oct

    PUJAAN HATI AYAH

    Lelaki itu ayahku. Ayah punya pujaan hati.Tapi tak membuat Ibu cemburu. Hanya ibu kesal, kenapa ayah lebih mementingkan pujaan hatinya dibanding ibu. Pujaan hatinya itu menguras kantong ayah. Ayah kira ia tak bisa hidup tanpa pujaan hatinya. Huff…sebagai anak tentu aku sangat marah. Berulang kali aku emosi dan marah. Tapi selalu dianggap ayah santai. ”Huh…sebal” batinku . Akhir-akhir ini Aku merasa ayah makin berlebihan memuja pujaan hatinya itu. Aku sedih, aku tak ingin ayah ketergantungan dengan pujaan hatinya. Kasihan ibu, aku dan adik-adikku. Kami merasa terzholmi dengan perilaku ayah. Tapi aku tak pantang menyerah. Aku selalu mengingatkan ayah. Dan selalu ditanggapi dingin oleh beliau. Padahal mungkin omelanku sudah memekakkan telinganya. Dan tibalah pada
  • 6

    Oct

    Dia Mengujimu Dengan CintaNya

    Apakah kamu mengira akan masuk surga padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana apa yang (di derita) orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa kesengsaraan, kemelaratan, dan mereka digoncangkan dengan berbagai cobaan), sehingga Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya berkata, “Kapankah datang pertolongan Alloh?” Ketahuilah, sesungguhnya pertolongan Alloh itu amat dekat. (QS 2:214) “Allah Ta’ala akan senantiasa menguji antum pada titik terlemah antum. Orang yang lemah dalam masalah uang, namun kuat dalam masalah jabatan dan wanita, tidak diuji dengan wanita dan jabatan. Orang yang senantiasa mudah tersinggung dan pemarah, maka akan diuji oleh Allah dengan dipertemukandengan orang-orang yang senantiasa membuatnya tersinggung dan marah.
  • 6

    Oct

    Tulisan yang tak dianggap

    Hanya ingin mengungkapkan uneg-uneg yang sempet eneg difikiranku. Ini tentang hasil karyaku. Hasil dari muntahan otak seorang ARMELIA RIZKY HIDAYATI. Aku suka menulis sejak aku kecil. Diantara saudara kandungku, hanya aku yang punya diary sejak aku kecil. Sedangkan adik-adikku tidak. Ini menandakan, aku benar-benar suka menulis *maksa* Setelah punya MP aku makin semangat buat menulis. Tapi kendalanya rasa kepercayaan diriku. Aku kurang pede mempubliskan tulisanku via blog or note. Karna aku merasa, tulisanku itu JELEK. Dan ga’ ada manfaatnya deh. Hanya sebuah tulisan gajebo yang ga penting. Susah sekali meyakinkan diri awalnya. Apalagi setelah aku pede menginvite banyak contact diMP. Aku makin malu buat menulis. Karena takut dibaca oleh orang. Cara aku mengungkapkan katapun ka
  • 6

    Oct

    Rumahku Akan Tergusur

    Dari Stef (Owner Multiply) Hello. Stefan here, writing you from Multiply HQ in Jakarta, Indonesia. As most of you are probably aware, Multiply’s mission has evolved over the past year and a half to become the biggest and most beloved ecommerce marketplace in two very exciting markets, Indonesia and the Philippines. As our focus has shifted, we have reviewed all of our operations, and made some decisions that will affect everyone here. From December 1st, we will unfortunately no longer be able to support Multiply in its current form - notably we will be removing the social networking and content sharing part of Multiply (photos, videos, blogs, social messaging, etc.). We have decided to discontinue providing and hosting these services, as we have concluded that other Internet sites
  • 12

    Sep

    Lelaki Yang Selalu Aku Doakan

    Kepada lelaki yang selalu aku doakan, Engkau harus tau Aku tak pernah lelah untuk mendoakanmu Kepada lelaki yang selalu aku doakan Dari dulu hingga detik ini Tak pernah absen namamu kusebut dalam tiap doa selepas sujud panjangku Kepada lelaki yang selalu aku doakan Aku mendoakanmu karena aku menyayangimu Sebab aku mencintaimu karena Allah Kepada lelaki yang selalu aku doakan Harapku doaku tersampaikan kepadamu Hingga membuatmu bahagia disana Kepada lelaki yang selalu aku doakan Semoga Allah berkenan mempertemukan kita Suatu saat nanti di SyurgaNya Kepada lelaki yang selalu aku doakan Inilah aku, anak perempuan sulungmu Yang berusaha sekeras mungkin untuk menjadi shalihah Agar kau bangga dihadapan Allah Aku akan terus mendoakanmu, terus menerus Ag
  • 9

    May

    Jarang Akur

    Engkau tau, Keinginan dan kebutuhan itu jarang sekali akur. Apalagi kalo udah berada dipasar. Liat ini lucu, liat ini bagus.Rasanya seantero isi pasar mau dibeli semua. Dan kalo ga bawa duit cukup untuk beli sesuatu yang jadi inceran, kita jadi gigit jari dan pas nyampe rumah masih kepikiran barang yang ga jadi dibeli pas dipasar tadi. Intinya jadi konsumen yang cerdas. Jadi muslim cerdas. Misalnya nih, liat baju cantik ditoko, udah naksir berat bikin kita pengen beli. Tapi coba deh pikir lagi, untuk apa beli baju lagi jika kita masih punya banyak baju yang layak pakai . Apalagi aku, yang punya badan dari 8 tahun yang lalu ga ada perubahan yang begitu pesat :P . Ayo yuk, jadi pribadi yang tak mudah terpengaruh dengan apa yang dilihat. Bisa membedakan yang mana yang dibutuhkan atau hanya d
  • 17

    Apr

    Rindu

    Allah, Ada rindu yang berdesakan yang menyelip diantara aku dan Engkau Perasaan yang tak bisa didefinisikan Perasaan yang tak dapat diurai menjadi kata-kata Karena ada sesuatu yang tersembunyi dibaliknya Maka, biarlah aku dan Kau saja yang memahaminya Bolehkan?
  • 13

    Apr

    Harusnya Kita Lebih Bersyukur

    Lusa siang kemarin, Palembang diguyur hujan habis-habisan. Berjam-jam tiada henti. Deras disertai angin. Alhamdulillah aku sedang berada dirumah hari itu bersama Mamah. Tapi tak terbayang bagaimana mereka yang sedang berada dijalan-jalan. Berlindung dimanakah mereka saat hujan? Lalu, aku bersyukur penuh takzim karena aku sedang berada didalam rumah saat itu. Semoga Allah melindungi mereka yang sedang berlindung dari hujanMu :) Malam hari, hujan reda. Tentu masalah tidak berhenti disitu saja. Melalui pantauan saya di timeline twitter, banyak yang ngeluh tentang banjir dimana-mana. Dan karena banjir itu, melahirkan macet yang bikin empet. Dan warga kota Palembang yang hanya di ‘hadiahi’ banjir sudah ngeluh saja. Padahal itu akibat dari ulah manusia sendiri. Dibelahan bumi Alla
  • 10

    Apr

    Redup

    Tak lagi bersinar karena redup menyapanya Kali ini tak hanya menyapa namun menetap Tak hanya sebentar ternyata Cukup lama ia mendiaminya Lebih dari sehari, seminggu, sebulan, setahun dan lebih lama lagi Membuatnya makin tak bersinar, makin redup Redup… Redup… Redup… dan Gelap Hatiku tak ada kabar lagi!
- Next

Author

Follow Me

Search

Recent Post