• 6

    Oct

    Jangan Nikah Sama Orang Padang

    Hari itu sepulang dari kampus, aku bareng sama Kakak tingkatku. Kami naik bus kota karena tempat tinggal kami satu arah. Dalam perjalanan itu pun banyak yang kami obrolin. Dari masalah pribadi ampe masalah umat *tsaaahh* Setelah ngobrol panjang, obrolan kami terdampar di obrolan yang akhirnya menyinggung perasaanku secara tidak langsung. Mbak itu bercerita Si Embak       : “ Mbaknya mbak yang pertama kemaren dilamaran orang Padang, tapi ditolak. Mama ga setuju sama orang Padang ??” Aku               : Glek . . . *dengan wajah sok cool, padahal hati udah hot* loh Kenapa mbak ???” Si Embak       : “ Orang Padang katanya suka beristri du
  • 6

    Oct

    Jodoh

    Pemuda lajang berkonsultasi kepada seorg Ustadz dari Serang Banten. Pemuda : Pak Ustadz, saya koq susah banget sih dapet jodohnya? Ustadz : Memangnya gadis seperti apa yang kamu inginkan Nak? Pemuda : Sederhana saja, asalkan gadis itu putih, cantik, tinggi, langsing, pinter, perhatian, dan sayang kepada Saya. Ustadz : Insya Allah, ingat saja dgn amalan 3 B? Pemuda : Maksudnya Pak Ustadz ?!? Ustadz : yang Pertama, BERDOA. Pemuda :Berdoa sudah Pak Ustadz, Bahkan berpuasa pun sudah saya kerjakan. Ustadz : yan Keduanya, BERUSAHA. Pemuda : Berusaha mah, jangan tanya Pak Ustadz, Segala usaha sudah saya lakukan. Ustadz : Kalau begitu, Kamu Perlu melakukan B yang ketiga. Pemuda : Apa itu, Pak Ustadz? Ustadz : BERCERMIN
  • 6

    Oct

    Bincang - Bincang Pernikahan with my mOm . . .

    Mereview ingatan beberapa tahun silam ketika pertama kali hijrah dan mengetahui ilmu bahwa PACARAN itu ga’ ada dalam islam. Mentoring siang itu Kiki :”mbak ..mbak katanya Pacaran ga’ boleh ya Mbak ?” Tutor ku :” Boleh Kok ” Kiki :>> Senyum Kegirangan <<> Tutorku : Tapi… setelah menikah Kiki dkk : Jiyaaahhhhh . . . . *gubrakzz Tutorku ”>> Penjelasan yang panjang<< Kiki dkk : Mengangguk – angguk… ”Oh.. gitu ya Mbak .. Sip deh. Say No to Pacaran ” Temen kuh : Jadi gimana kalo mau nikah mbak? Tutorku : ” dalam islam dikenal dengan istilah ta’aruf” Kiki : ”Whatttzzz . . . Ta’aruf !! Apaan Mbak ???” Tutorku : >>> Penjelasan yang lebih pan
  • 6

    Oct

    Mencuri Melati Pengantin

    Jum’at kemaren menjelang akad nikah tante ku. Tiba-tiba tante ku menginjak kaki ku. Katanya supaya kiky ikutan nular juga nikahnya . Jiyaaahhh,,,apa hubungannya cobaaa???yang ada kakiku jadi sakit Bukan hanya itu kabar yang merebak. Ada lagi nih, katanya Kalau mengambil sedikit hiasan melati pengantin tanpa sepengetahuan si pengantin wanita. Bisa ikutan nikah juga dalam waktu dekat. Heeuuuhhh….. bukannya itu namanya mencuri yak. Tapi, Itu di praktekan oleh sepupu perempuanku, waktu itu pas lagi acara resepsi pernikahan salah satu keluarga. Dia ga sengaja ngedenger ada ibu-ibu ngomong “Kalau mengambil melati pengantin tanpa sepengetahuan si pengantin wanita. Bisa ikutan nikah juga dalam waktu dekat”. Tadaaaaa, lampu d
  • 6

    Oct

    Nasehat Ayah Untuk Rumah Tanggamu

    Ayah pernah berkata :” kalau kau ingin mendapatkan pedang yang tajam dan berkwalitas tinggi,janganlah mencarinya dipasar apalagi tukang loak, tapi datang dan pesanlah langsung dari pandai besinya.Begitupun dengan cinta dan teman dalam hidupmu,jika kau ingin mendapatkan cinta sejatimu kelak,maka minta dan pesanlah pada Yang Menciptakannya” Untuk masa depan anak lelakinya Ayah berpesan : “jadilah lebih kuat dan tegar daripadaku, pilihlah ibu untuk anak-anakmu kelak wanita yang lebih baik dari ibumu , berikan yang lebih baik untuk menantu dan cucu-cucuku, daripada apa yang yang telah ku beri padamu” Dan Untuk masa depan anak gadisnya ayah berpesan : ” jangan cengeng meski kau seorang wanita, jadilah selalu bidadari kecilku dan bidadari terbaik untuk ayah a
  • 19

    Apr

    Persamaanku Dengan Tukang Sate

    Persamaanku dengan tukang sate hanya satu. Kalo tukang sate sambil kipas-kipasin dengan sabarnya ia nunggu sate ampe mateng. Sama kayak kesabaranku yang nunggu-nunggu kamu ampe dateng. #eaaa :p
  • 12

    Apr

    Mencari Kekasih VS Media Sosial

    Ada teman yg lebih tertarik menilai orang yg akan dijadikan kekasih halalnya dari Facebook dan Twitternya. Ketika ditanya, kenapa?, “Apa kutega jadiin gadis yg suka ngeluh, galau, suka nebar foto, suka narsis, nebar masalah hidup di status dan tweetnya jadi ibu dari anakku?. Aku cari yg aman saja lah”. Sahabatku, FB dan Twitter ibarat lisan kita. Kata Aa Gym, mulut teko hanya akan mengeluarkan isi teko. Jika hatinya berisi madu, maka lisannya tak akan mengeluarkan racun. Mari perbaiki diri. [ Copas status Ary Mita C ] ____________________________________________________ Jleb! T.T Dan saya tersinggung :(
  • 3

    Mar

    Ocehan Galau

    Nah, kalo udah kumpul sama temen-temen lingkaran yang kesemuanya udah ga singel lagi alias udah berumah tangga dan udah jadi emak-emak muda, bawaan ku jadi galau mulu. Gimana nggak galau , ntah kenapa mereka semua kayak pada jualan kompor. Manas-manasin aku gitu. Hehehe… manas-manasin disini kok terkesan kayak ngomporin aku buat berumah tangga gitu, menikah. Padahal, mereka ga sama sekali gitu kok. Teman-temanku itu kesemuanya memang lebih tua dariku. Dan aku merasa jadi adik kesayangan *plaks.cuih. geer lu Ki :P . Dan karena aku sendiri yang belom menikah, pas ngedengerin cerita mereka itu kok aku jadi galau ya? Pas denger cerita seneng dan bahagia eh.. aku mupeng buat nikah. Eh, pas denger cerita susahnya hmm… jadi mikir gini ” oh~ gitu yah, Hmm… nanti ajah lah n
  • 20

    Nov

    Dua Pilihan Hidup ; Jodoh & Profesi

    “Ada dua pilihan dalam hidup yang harus dipikir dengan matang. 1. Jodoh, 2. Profesi. Jangan main-main dalam memilih, karena kau akan menghabiskan lebih dari separuh hidupmu dengan keduanya. Ada banyak sekali orang yang separuh hidupnya dihabiskan dengan penderitaan karena memilih kekasih dan profesi yang tidak sesuai dengan kepribadiannya. Bukan sekedar indahnya paras, yang terpenting justru kesesuaian pribadinya dengan pribadimu. Itulah jodoh. Bukan sekedar besarnya gaji, yang terpenting adalah yang membahagiakanmu, itulah rezekimu.” [ Ahmad Rifai Rifan]
  • 19

    Oct

    FRAGILE

    Kau yang gagal, yang pernah ditolak dengan halus oleh seseorang yang kau damba bakal menjadi pasangan hidupmu. Kenapa kau mengeluarkan keluhan yang tak seharusnya kau pamerkan kepada khalayak ramai. Dengan status - status fesbukmu yang seolah-olah kau adalah orang paling benar. Kau seolah-olah orang yang menderita. Ah~ kau terlihat semakin rapuh oleh perbuatanmu sendiri. Kenapa kau mengeluh dengan dunia? padahal dunia tak dapat menjawabnya tegas. Mengapa kau hancurkan harga dirimu dimata orang banyak? Padahal dengan lapang dada, kau nampak lebih bijaksana. Ah~ kau masih kekanak-kanakan! Pantas toh kau belum menikah juga? Ups, sorii. Aku keterlaluan!
- Next

Author

Follow Me

Search

Recent Post